Friday, June 23, 2017

Published 2:00 AM by with 0 comment

PENGUSAHA SUKSES BIDANG PERIKANAN


Nama Nicholas Kurniawan mungkin belum terlalu familiar di telinga Anda, namun saat ini di usianya yang masih sangat belia, 20 tahun, ia sudah sukses menjadi eksportir ikan hias termuda di Indonesia. Semua berawal dari kondisi keluarganya yang terpuruk dan terlilit utang, dan Nicholas pun berniat untuk mengubah nasibnya. Sempat mencoba berbagai bisnis mulai dari asuransi, makanan, MLM, dan mainan, jatuh bangun dan bahkan sempat tidak naik  kelas saat kelas 2 SMA, ia mulai bangkit kembali dan mencoba peruntungannya dengan menjual ikan hias secara online melalui situs Kaskus. Meski sempat beberapa kali ditipu oleh calon pembeli, bisnis ikan hias Nicholas kini sudah menjangkau luar negeri dan dalam sebulan omzetnya bisa mencapai lebih dari Rp100 juta.
Nicholas Kurniawan dibesarkan dalam keluarga yang sempura meskipun kurang berkecupan. Kedua orang tuanya terpaksa mencari hutangan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Penghasilan yang dihasilkan oleh kedua orang tua Nicholas digunakan untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Melihat orang tuanya sering dipermalukan karena hutang yang mereka tanggung, Nicholas kecil bertekad untuk menjadi orang sukses.
Sejak usia 8 tahun, Nicholas sudah terbiasa untuk berjualan makanan, minuman, pakaian, dan masih banyak lagi dan semuanya tidak berakhir baik. Nicholas tidak mau mengatakan kalau dirinya pernah gagal, melainkan dia belum menemukan cara yang tepat untuk mencapai kesuksesan. Saat berusia 17 tahun, seorang teman memberikannya sepaket ikan Garra Rufa, ikan terapi. Nicholas tidak memiliki minat untuk memeliharanya, dan otak bisnisnya mulai muncul untuk menjualnya. Maka, dia mulai membuka Forum Jual Beli Kaskus dan membuat akun disana. Hanya dalam beberapa jam, ikan miliknya berhasil terjual dan banyak orang yang menawarnya. Melihat minat orang yang besar, maka Nicholas bertanya kepada temannya dimana dia membeli ikan itu dan akhirnya Ia menemuka supplier. Nicholas menjual ikan – ikan itu di Kaskus dan mendapatkan untung 2 hingga 3 juta rupiah per bulan.
Pada umur yang sama, Nicholas menginginkan masuk kuliah ke Universitas Prasetiya Mulya yang memerlukan uang yang tidak sedikit dan Nicholas tidak mungkin meminta uang tersebut dari orang tuanya. Maka, dia memiliki target untuk mendapatkan 10 juta per bulan. Nicholas memiliki ide untuk mengekspor ikan. Nicholas mencoba berkerja sama dengan para eksporter tapi tidak ada yang berhasil karena faktor usia yang masih tergolong muda. Bahkan saking seriusnya, Nicholas meneliti website perusahaan besar dan mencoba mencontohnya. Selain itu Ia juga mencoba mencari tahu tentang shipment.
Berkat usahanya yang serius dan kefokusannya, Nicholas mendapatkan kepercayaan dari seorang pengusaha. Ia memesan sebanyak 10.000 ekor ikan garra rufa untuk dikirim ke Medan. Kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, karena ada beberapa kesulitan untuk mengirim ke Medan sehingga akhirnya orderan itu dibatalkan. Ikan sebanyak 10.000 mati satu persatu karena Nicholas tidak memiliki peralatan untuk menampung ikan sebanyak itu dan Nicholas harus menanggung kerugian yang cukup besar.
Nicholas tidak langsung menyerah ketika Ia mendapatkan kegagalan pertama. Ia tetap berusaha fokus dengan perkerjaan yang amat disukainya itu. Saat keadaan yang mulai tenang, Nicholas mendapatkan kembali orderan dari orang Medan untuk mengekspor ikan pergi ke luar negri tapi menggunakan nama perusahaannya. Setelah itu, nama Nicholas mulai dikenal oleh pengusaha dalam negri maupun luar negri.
Suatu saat, setelah setengah jalan menjalani usaha – Nicholas terkena tipu oleh partnernya sebesar 30 juta rupiah. Uang yang selama ini Ia kumpulkan dengan susah payah untuk masuk ke universitas favoritnya, habis hanya dalam waktu semalam. Tapi, ternyata kesialan itu malah menjadi berkat bagi Nicholas. Banyak para customer di luar negri yang terkena tipu oleh mantan partner Nicholas akhirnya mempercayakan kepartneran mereka kepada Nicholas. Orang–orang tersebut mengambil ikan langsung dari Nicholas dan tanpa terasa hanya dalam 1,5 bulan, Nicholas mampu mengumpulan uang sebesar 100 juta rupiah.
Orang yang mengerjakan perkerjaannya dengan fokus dan sungguh–sungguh akan selalu mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Nicholas memiliki beberapa kalimat yang menggambarkan kekuatannya. “My biggest strength is my honestly and loyalty. I will never faked a report or lie about any information related to my work. I also will always try to work faster and produce more then other. Lastly, I am someone that is persistent and will never give up one the task that is given to me, and will try to make a breakthrough from time to time.”
Read More
      edit

Tuesday, May 23, 2017

Published 7:02 PM by with 0 comment

MENGENAL WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA


Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia atau sering disingkat dengan WPP NRI merupakan wilayah pengelolaan perikanan untuk penangkapan ikan, konservasi, penelitian, dan pengembangan perikanan yang meliputi perairan pedalaman, perairan kepulauan, laut territorial, zona tambahan, dan zona ekonomi ekslusif Indonesia (ZEEI).
Penentuan WPP-NRI yang sebelumnya berdasarkan pada daerah tempat ikan hasil tangkapan didaratkan di pelabuhan perikanan yang terbagi kedalam 9 WPP-NRI, sebagai berikut:
1.       Selat Malaka meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
2.       Laut Cina Selatan meliputi Provinsi Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat.
3.       Laut Jawa meliputi Provinsi Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Ja.wa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.
4.       Laut Flores dan Selat Makassar meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.
5.       Laut Banda meliputi Provinsi Maluku.
6.       Laut Arafura meliputi Laut Aru, dan Laut Timur Timor meliputi Provinsi Papua.
7.       Laut Seram dan Teluk Tomini meliputi Teluk Tomini dan Laut Seram meliputi Provinsi Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.
8.       Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik meliputi Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Papua dan Kalimantan Timur.
9.       Samudera Hindia meliputi Provinsi Aceh,Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Penentuan WPP-NRI berdasarkan metode ini sudah tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan perikanan terkait pemantauan potensi sumberdaya ikan. Hal itu dikarenakan dasar dalam penentuan 9 (Sembilan) WPP-NRI berdasarkan tempat pendaratan ikan.
Terkait hal tersebut, dalam rangka pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan, Komisi Nasional Pengkajian Sumberdaya Ikan (KOMNASJISKAN) melakukan revisi WPP-NRI dari 9 WPP-NRI menjadi 11 WPP-NRI. Penentuan 11 WPP-NRI mengacu kepada FAO (Food and Agriculture Organization of The United Nations) dimana penomoran dan pembagian wilayah pengelolaan sudah sesuai standar internasional FAO.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.01/MEN/2009 tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia telah menetapkan pembagian WPP menjadi 11 WPP yaitu,
1.       WPP-RI 571 meliputi perairan Selat Malaka dan Laut Andaman;
2.       WPP-RI 572 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan Selat Sunda;
3.       WPP-RI 573 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Selatan Jawa hingga sebelah Selatan Nusa Tenggara, Laut Sawu, dan Laut Timor bagian Barat;
4.       WPP-RI 711 meliputi perairan Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan;
5.       WPP-RI 712 meliputi perairan Laut Jawa;
6.       WPP-RI 713 meliputi perairan Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali;
7.       WPP-RI 714 Meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda;
8.       WPP-RI 715 meliputi perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram dan Teluk Berau;
9.       WPP-RI 716 meliputi perairan Laut Sulawesi dan sebelah Utara Pulau Halmahera;
10.   WPP-RI 717 meliputi perairan Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik;
11.   WPP-RI 718 meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur.
Adapun dasar dari penomoran WPP-RI di Indonesia adalah mengacu kepada pengaturan “Fisheries Area” dari FAO. Di Indonesia sendiri, masuk kedalam Fishing Area 57 (Indian Ocean, Eastern) dan 71 (Pacific, Western Central) dari 19 Fishing Areas yang ada di dunia. Berikut 19 Fishing Areas berdasarkan FAO:
1.       Area 18 (Arctic Sea)
2.       Area 21 (Atlantic, Northwest)
3.       Area 27 (Atlantic, Northeast)
4.       Area 31 ( Atlantic, Western Central)
5.       Area 34 (Atlantic, Eastern Central)
6.       Area 37 (Mediterranean and Black Sea)
7.       Area 41 (Atlantic, Southwest)
8.       Area 47 (Atlantic, Southeast)
9.       Area 48 (Atlantic, Antarctic)
10.   Area 51 ( Indian Ocean, Western)
11.   Area 57 (Indian Ocean, Eastern)
12.   Area 58 (Indian Ocean, Antarctic and Southern)
13.   Area 61 (Pacific, Northwest)
14.   Area 67 (Pacific, Northeast)
15.   Area 71 (Pacific, Western Central)
16.   Area 77 (Pacific, Eastern Central)
17.   Area 81 (Pacific, Southwest)
18.   Area 87 (Pacific, Southeast)
19.   Area 88 (Pacific, Antarctic)
Indonesia sendiri tercakup dalam dua fishing areas, yaitu Area 57 dan Area 71. Untuk Major Fishing Area 57, yang terdiri dari
1.       Bay of Bengal (Subarea 57.1)
2.       Northern (Subarea 57.2)
3.       Central (Subarea 57.3)
4.       Oceanic (Subarea 57.4)
5.       Western Australia (Subarea 57.5)
6.       Southern Australia (Subarea 57.6)
Dimana perairan Indonesia termasuk ke dalam Subarea 57.1 dan 57.2.


Sumber : http://cintalautindonesia.blogspot.co.id/2015/01/wilayah-pengelolaan-perikanan-negara.html
Read More
      edit

Thursday, March 23, 2017

Published 1:34 AM by with 0 comment

Inilah Ikan Yang Paling Banyak Dikonsumsi Di Indonesia

Sumber gambar:semarang.bisnis.com/read/20170103/12/91361/diy-mendorong-nelayan- meningkatkan-daya-saing-ekspor-ikan


Indonesia merupakan negara kepulauan terluas dengan 70%-nya merupakan wilayah laut. Oleh karena itu, Indonesia disebut juga Negara Maritim yang menyimpan potensi perikanan sangat besar. Salah satu potensinya adalah ikan. Ikan merupakan bahan pangan yang sangat baik bagi tubuh manusia karena ikan banyak mengandung zat-zat yang dibutuhkan seperti protein, mineral, asam amino, dan terutama omega-3.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa kelompok Tuna, Cakalang dan Tongkol (TCT) menjadi jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Konsumsi ikan tersebut mencapai 16,45% dibandingkan ikan lainnya.

Direktur Jenderal ‎Pengu‎atan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Nilanto Perbowo mengatakan‎ "Kalau ditanya, masyarakat kita paling banyak konsumsi ikan apa? Kami survei, dengan BPS. Preferensi konsumen paling banyak konsumsi tuna, cakalang, tongkol.”

Selanjutnya, di posisi kedua ditempati oleh kelompok ikan dan makanan jadi (KIMJ) dengan presentase 9,02%. Ini artinya cukup banyak masyarakat yang mengkonsumsi ikan hasil olahan terutama di wilayah perkotaan. Hal tersebut didorong oleh kesibukan masyarakat kota sehingga memilih makanan yang lebih praktis."Terus kedua, kelompok ikan dan makanan jadi, yang sudah olahan. Ini yang menarik, kalau di Indonesia timur pasti senang yang ikan segar. Namun di Jawa karena akses terbatas dan di kota besar tidak sempat makan ikan segar, paling abonnya (abon ikan) saja," ujar Nilanto.


Kemudian di posisi ketiga ditempati oleh kelompok patin, lele dan gabus dengan 7,29%, diikuti ikan kembung dengan 6,6 %, ikan bandeng dengan 5,43 %, ikan mujair dan nila dengan 5,26 %, kelompok udang dan cumi dengan 3,87 %, kelompok teri dengan 3,36 %, Tuna, Cakalang dan Tongkol (TCT) asin dengan 2 % dan yang terakhir yaitu ikan kembung asing dengan 1,36 %.

So, Cebonkers udah pada tau kan ikan apa yang paling di gemari masyarakat Indonesia?



Sumber:

Read More
      edit

Saturday, March 4, 2017

Published 10:47 PM by with 0 comment

Mencoba Budidaya Menguntungkan : Budidaya Belut

Belut merupakan hewan perairan yang mempunyai nilai ekonomis dan nilai gizi yang cukup tinggi. Tetapi karena nilai-nilai itulah belut terus ditangkap dan semakin rendah populasinya, maka bisnis budidaya belut dapat dikembangkan karena untuk mensuplai kebutuhan dan permintaan akan belut yang tinggi di pasaran
Media pemeliharaan
Media pemeliharaan untuk budidaya belut bisa berupa kolam semen, kolam terpal, atau bahkan drum bekas. Yang penting belut tidak lari keluar media. Ukuran kolam juga disesuaikan dengan ketersediaan lahan , dan tentunya ini berkaitan pula dengan jumlah bibit belut yang akan ditebar. Selain itu kolam untuk budidaya belut diupayakan menyerupai habitat aslinya.
Untuk membuat demikian , media pada kolam diisi dengan tanah sawah atau Lumpur kolam yang sudah dikeringkan, pupuk kandang, pupuk kompos ( sekam/gabah padi yang sudah dibusukkan ), jerami padi, cincangan pisang, pupuk Urea, dan pupuk NPK, dengan perbandingan sebagai berikut :
·         Lapisan pertama paling bawahjerami padi setinggi 40 cm
·         Diatas jerami ditaburi secara merata pupuk Urea 5 Kg dan NPK 5 Kg
·          ( Untuk ukuran kolam 500 cm X 500 cm, apabila kolamnya lebih besar atau lebih kecil ukuran ini, perbandingan pupuk diatasdapat dijadikan patokannya )
·          Lapisan kedua tanah / Lumpur setinggi 5 cm
·          Lapisan ketiga pupuk kandang setinggi 5 cm lapisan keempat pupuk kompos setinggi5 cm
·         Lapisan keempat tanah / Lumpur setinggi 5 cm
·         Lumpur kelima cincangan batang pisang setinggi 10 cm
·         Lapisan Keenam tanah / Lumpur setinggi 15 cm
·         Lapisan ketujuh air setinggi 10 cm
·         Diatas air ditanami secara merat ecenfg gondok sampai menutupi ¾ permukaan kolam.
Setelah semua media pemeliharaan terisi dalam kolam, diamkan media pemeliharaan tersebut selama 2 ( Dua ) minggu agar seluruh media mengalami proses permentasi. Dan setelah 2 ( Dua ) minggu slesai poroses permentasinya maka benih / bibit belut dapat dimasukkan ke kolam pemeliharaan tersebut.
Pemilihan Bibit Belut
Untuk mengoptimalkan hasil panen dalam budidaya belut diperlukan teknik pemilihan bibit yang baik dan tepat, sehingga diperoleh belut berkualitas baik dan tidak menghasilkan keturunan abnormal, benih yang dipilih harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
·         Anggota tubuhnya masih utuh dan mulus, yaitu tidak ada luka bekas gigitan,
·         Gerakan tubuhnya lincah dan agresif.
·         Penampilannya sehat yang dicirikan dari tubuhnya yang keras, tidak lemas jika di pegang
·         Tubuhnya berukuran kecil dan berwarna kuning kecoklat-coklatan
·         Usianya berkisar 2 bulan – 4 bulan
Belut mempunyai kelamin ganda (Hermaprodit) pada kehidupannya. Belut ini menjalani pergantian kelamin dari betina ke jantan dalam siklus kehidupannya. Belut muda selalu berkelamin betina. Sedangkan belut yang sudah tua selalu berkelamin jantan. Dan karena sifat – sifat belut serupa itu, maka pada belut bisa terjadi masa kosong kelamin atau banci. Dengan adanya perubahan kelamin inilah pada belut sering terjadi kanibalisme, saling bunuh dan makan diantara mereka sendiri. Induk belut yang baik dapat dikenali dari penampilannya. Untuk mengetahui induk belut yang baik, berikut diberikan cirri-ciri induk belut jantan dan induk belut betina
Makanan Belut
Secara alamiah belut memakan berbagai jenis binatang kecil yang hidup atau terjatuh dalam air. Seperti serangga, siput, Cacing. Anak katak dan anak ikan. Jadi belut termasuk golongan karnivora yaitu ikan pemakan binatang lain.Belut yang masih kecil memakan zooplankton yang halus seperti antara lain Protozoa (Hewan bersel satu ), Mikrokrusasea (Udang-udangan renik), invertebrate mikroskopik ( hewan –hewan tak bertulang belakang yang kecil-kecil ). Sedangkan beluta yang mulai dewasa memakan larva-larva serangga, cacing siput, berudu kodok, dan benih-benih ikan yang masih lemah.Karena belut menyukai binatang hidup, maka tidak mudah belut mencari makanannya. Untuk itu belut mnyergap mangsanya dengan menbuat lubang perangkap. Lubang ini dibuat denganmenggali Lumpur, baik ditepian perairan maupun ditengah sawah atau rawa. Lubang penyergap ini bergaris tengah 5 cm dan memanjang seperti terowongan. Bentuk lubang mula-mula tegak ke bawah, lalu membengkok dan mendatar.
Pemanenan Belut
`Untuk memanen belut, diperlukan ketepatan waktu panen dan cara panen. Wadah penampungan juga perlu disiapkan untuk membawa belut hasil panen di lokasi penjualan.Belut siap dipanen untuk kebutuhan pasar lokal dari mulai penaburan benih minimal 3 bulan ( Sisitem dengan pembesaran ) dengan jumlah perkilonya sekitar 20 sampai 30 ekor. Untuk pemenuhan kebutuhan pasar eksport dari mulai penaburan benih minimal 6 bulan ( sistem dengan pembesaran ) dengan jumlah perkilonya dibawah 7 ekor.


Sumber : http://kumpulanartikelkelautandanperikanan.blogspot.co.id/2011/09/cara-budidaya-belut.html
Sumber gambar:http://fishpreneurship.weebly.com/uploads/1/2/6/8/12684228/________9277602_orig.jpg

Read More
      edit

Friday, February 17, 2017

Published 4:07 AM by with 1 comment

Mengenal Manfaat dan Karakteristik Udang Mantis

Udang, baik itu udang air tawar maupun udang laut merupakan salah satu komoditi perikanan yang berprospek cerah. Pasalnya, permintaan akan hewan air bungkuk itu tak pernah surut tiap harinya.Banyak sekali jenis udang yang telah ditemukan dan dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia. Salah satu jenis udang yang sangat  jarang ditemui dan tidak banyak orang yang mengetahuinya. Jenis udang tersebut adalah udang ronggeng. Udang ini tergolong komoditas penting yang memiliki harga relatif mahal. Udang ronggeng juga berpotensi sebagai pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan cara diolah menjadi berbagai bahan masakan lezat dan gurih. Jenis udang ini telah dicap sebagai makanan laut yang mengandungi kaya dengan khasiat omega 3, vitamin B12 dan juga niacin, selain bahan galian seperti zink, zat besi dan juga tembaga. Selain itu, udang ini memiliki kadar asam amino yang tinggi, termasuk asam gulamat, asam aspartat, arginine, lysine, leucine, glycine dan lainnya.
karakteristik ; Jika dilihat secara fisik, hewan yang bernama latin Lysiosquilla maculata ini memiliki berbagai keunikan, salah satunya adalah matanya yang dapat berputar 360 derajat. Ia memiliki duri-duri yang keras, terutama di bagian atas kepala dan antena. Badannya besar dilindungi kulit keras yang mengandung zat kapur dan mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai belalang sembah (mantis). Antena berkembang dengan baik terutama antena kedua yang panjangnya melebihi panjang badannya. Pada pasangan kaki jalannya tidak mempunyai capit
Ia memiliki duri-duri yang keras, terutama di bagian atas kepala dan antena. Badannya besar dilindungi kulit keras yang mengandung zat kapur dan mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai belalang sembah (mantis). Antena berkembang dengan baik terutama antena kedua yang panjangnya melebihi panjang badannya. Pada pasangan kaki jalannya tidak mempunyai capit.
Habitat hidup udang ini adalah di perairan karang, suatu kawasan laut dimana banyak terdapat karang-karang, terumbu karang, batuan granit atau vulkanis. Seperti kebanyakan jenis Crustacea yang lain, udang ronggeng adalah binatang yang aktif pada malam hari untuk mencari makan dan terdapat jenis-jenis yang membenamkan diri dalan pasir atau lumpur.


Read More
      edit

Friday, February 10, 2017

Published 5:49 PM by with 1 comment

Manfaat Ikan Lele

Ikan lele merupakan salah satu ikan konsumsi yang sudah merambah di berbagai kota di indonesia. Selain mudah untuk dibudidayakan, ikan ini juga murah harganya. Namun sayangnya, ikan berkumis ini masih di pandang rendah oleh sebagian masyarakat khususnya di indonesia. padahal di balik semua itu tersimpan segudang manfaat ikan lele bagi kesehatan manusia.
Berikut adalah manfaat dari ikan lele untuk kesehatan :

Ikan Lele Kaya Asam lemak omega 3
Ikan Lele mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6, seperti salmon. Nutrisi tersebut terkenal untuk menjaga kesehatan jantung dan juga otak manusia. Terutama anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Ikan Lele Kaya Protein
Di dalam ikan lele terdapat kurang lebih 15,6 gr protein pada 1 ekor lele ukuran sedang. Jumlah tersebut mampu menyuplai kebutuhan protein seseorang yang ingin membangun massa otot. Jadi, apabila ingin memiliki tubuh ideal dan padat berotot, maka mengkonsumsi ikan lele adalah salah satu solusinya yang tepat.
Ikan Lele Kaya Vitamin B 12
Kandungan vitamin B 12 pada ikan lele juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh manusia. Vitamin ini berguna untuk membuat kita lebih berstamina, dan tidak mudah lelah dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. 1 ekor lele bisa memenuhi 40% kebutuhan vitamin B12 kita.
Ikan Lele Kaya Fosfor
Fosfor yang terdapat pada ikan lele yang mencapai hingga 167 mg/ 100 gram terbukti lebih tinggi daripada telur yang hanya mempunyai kandungan Fosfor sebesar 100 mg. Fosfor bermanfaat untuk memberi energi dalam metabolisme lemak dan pati, oleh karena itu hal tersebut mampu menunjang kesehatan gusi dan gigi, serta membantu sistesis DNA.
Ikan Lele Membantu Kesehatan Kardiovaskuler
Kalium dan natrium yang terdapat pada ikan lele yang mencapai 24,5 : 1 tergolong cukup tinggi sehingga mampu menjaga kesehatan cardio dan pembuluh darah kita. Sebuah makanan di kategorikan baik untuk kesehatan jantung adalah jika perbandingan kalium terhadap natrium lebih dari 5 : 1.
Ikan Lele Dapat Membuat jantung dan otak sehat
Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang ada dalam ikan lele setara dengan mahal ikan salmon. Ikan lele mempunyai manfaat yang sama. Ikan lele mampu memberikan pasokan 220 mg asam lemak omega-3 serta 875 mg asam lemak omega-6.
Ikan Lele Baik Untuk Pembentukan Tulang dan Gigi
Mineral fosfor yang terdapat dalam Ikan Lele merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Mineral fosfor berperan aktif pada pembentukan tulang dan gigi. Kekurangan mineral fosfor kita dapat menderita tulang keropos yang pada akhirnya dapat mengalami kelumpuhan jika kekurangan asupan Mineral ini.
Ikan Lele Dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Para peneliti telah menemukan manfaat yang lain asam lemak omega 3, yaitu mampu membantu menurunkan tekanan darah. juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis, serta dapat membantu dalam pembentukan cerebral cortese otak.
Ikan Lele Dapat Mempercepat Proses Penyembuhan Luka
Kandungan omega-3 yang terdapat pada ikan lele sangat baik untuk membantu proses mempercepat penyembuhan luka pasca operasi.
Jadi sahabat Kecebonk, jangan ragu lagi untuk mengkonsumsi ikan lele ya!
Sumber : http://www.seputarikan.com/2015/06/segudang-manfaat-ikan-lele-untuk.html

Read More
      edit

Saturday, February 4, 2017

Published 4:17 AM by with 0 comment

BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DENGAN CARA MINA PADI

A.  Pengertian
Mina padi berasal dari kata mina yang artinya ikan dan padi yang berarti padi itu sendiri. Jadi mina padi merupakan suatu budidaya ikan yang dilakukan di sela sela tanaman padi. Ikan yang dapat di budidayakan dengan cara ini adalah ikan mas, ikan nila, karper, mujair, dan ikan air tawar lainya. Tetapi Ikan nila yang paling cocok digunakan untuk mina padi karena ikan ini dapat tumbuh dengan baik walaupun di dalam air yang dangkal serta lebih tahan terhadan paparan sinar matahari. Mina padi dapat dikatakan sebagai tumpang sari sebab minapadi memanfaatkan  setiap ruang pada suatu lahan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dengan tujuan meningkatkan penghasilan. Kedua sistem usaha ini sama sama memanfaatkan suatu lahan untuk budidaya dua komoditas sekaligus.
B.     Keuntungan melakukan budidaya minapadi
Melakukan budidaya mina padi ini ada keuntungan dan kelebihannya. Keuntungan tersebut antara lain:
·         Bisa menekan biaya produksi, baik untuk pembuatan kolam atau pakan ikan sehari-hari. Karena ikan dapat mendapatkan pakan alami. Sehingga hanya membutuhkan sedikit pelet.
·         Mendapakan keuntungan ganda dari kedua komoditas tersebut
·         Tumbuhan padi lebih subur karena dapat pupuk organik dari kotoran ikan
·          Menghindarkan tanaman padi dari hama
C.    APLIKASI


Persiapan lahan
Tahap pertama yang harus dilakukan pada budidaya minapadi yaitu mempersiapkan lahan persawahan. Persiapan tersebut yaitu diantaranya pembuatan pematang sawah, pembuatan kamalir/selokan/caren, pembuatan saluran pembuangan dan pemasukan air, pembuatan kolam dan pengolahan tanah.
 Pemupukan
Pemupukan dilakukan dengan tujuan untuk menambah kesuburan tanah dan menumbuhkan plankton plankton sebagai pakan alami ikan. Pemupukan Dasar. Pupuk kandang/kotoran ayam. Pemupukan Susulan. Pupuk susulan berupa 50 kg/ha Urea, diberikan 2 minggu kemudian dengan cara ditebar .
Pemilihan Varietas Padi dan Bibit ikan
Varietas padi yang cocok untuk sistem minapadi adalah yang mempunyai karakteristik yaitu perakaran dalam, cepat beranak, bertunas batang kuat dan tidak mudah rebah,.Tahan genangan pada awal pertumbuhan. Daun tegak untuk Varietas padi tahan hama dan penyakit.
Adapun kriteria benih ikan yang cocok untuk minapadi yaitu
Tahan terhadap goncangan lingkungan dan penyakit, Memiliki pertumbuhan cepat, Disukai konsumen,Nilai ekonominya tinggi dan Diutamakan yang tidak berwarna cerah untuk menghindari serangan hama terutama hama burung.
Penebaran Benih Ikan
Penebaran dapat dilakukan pada sore atau pagi hari dengan tujuan untuk menghindari suhu air yang terlalu panas dan menghindari pestisida atau obat obatan. Penebaran dilakukan 30 Hari setelah padi ditanam dan diberi pupuk. Jumlah benih ikan tebar padat dengan ukuran 5-8 cm kurang lebih berjumlah 1000 - 2000 ekor/Hektar.
Pemeliharaan ikan
Periode pemberian pakan sebaiknya dilakukan 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore hari. Untuk memelihara kesuburan padi maka dapat diberikan pupuk kandang setelah ikan berumur 2-3 minggu, dengan cara ditebar. Dosis yang digunakan kurang lebih 0,25 kg/m2.
Pemanenan
Pemanenan dilakukan bersamaan dengan pemanenan padi. Yaitu saat panen yang paling tepat adalah ketika 90% gabah menguning. Panen ikan dilakukan terlebih dahulu. Sekitar  10 hari sebelum panen padi dengan cara mengeringkan petakan sawah. Setelah air surut maka ikan akan terkumpul pada kamalir/parit. Ikan yang ada dalam Parit kemudian digiring menuju ke bak penampungan. Ikan-ikan yang tertangkap ditampung di tempat penampugan yang berisi air bersih.

Sumber:
http://www.mongabay.co.id/wp-content/uploads/2015/02/Mina-padi-dapat-menakan-kenaikan-gas-rumah-kaca.-Photo-by-Tommy-Apriando-7.jpg







Read More
      edit